Manaqiban Rutinan Jum’at Wage Sebagai Refleksi Antara Agama dan Budaya di Desa Pundenrejo

Pada hari Jum’at, 10 September 2021 telah diselenggarakan kegiatan Manaqiban di Balai Desa Pundenrejo. Manaqib sendiri memiliki pengertian diantaranya cerita atau pengisahan riwayat, sejarah, silsilah dan biografi hidup yang meliputi kebaikan-kebaikan serta tingkah laku terpuji seseorang yang ditokohkan. Pada Manaqib yang biasa dibaca atau digunakan pada berbagai daerah di Pulau Jawa Khususnya di Desa Pundenrejo ialah Manaqibul Syaikh Abdul Qodir Al-Jailani yang didalamnya memuat kisah dan biografi seorang tokoh Islam yakni Syaikh Abdul Qodir Al-Jailani.

Kegiatan Manaqiban sendiri umumya telah menjadi tradisi yang mewarnai masyarakat khususnya di bagian Pulau Jawa dan Madura. Kegiatan ini dilaksanakan secara rutin pada setiap Jum’at Wage (dihitung berdasarkan kalender Jawa). Pelaksanaan Manaqiban dimulai pada pukul 09.00 WIB. Kegiatan ini bertempat di Balai Desa Pundenrejo Kecamatan Tayu dan diikuti oleh sejumlah Perangkat Desa Pundenrejo dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, seperti memakai masker, mencuci tangan dengan sabun atau handsanitizer dan tetap berjaga jarak.

Kegiatan Manaqiban tersebut diselenggarakan dengan tujuan antara lain sebagai bahan Washilah untuk berdzikir kepada Sang Pencipta Allah SWT. sebagai ungkapan rasa syukur, serta harapan atas keselamatan dan kesejahteraan Desa Pundenrejo. Kegiatan Manaqiban ini diawali dengan pembacaan Manaqib yang dipimpin oleh Kyai Ali Mahmudi yang juga menjabat atau berkedudukan sebagai Modin Desa Pundenrejo.

Manfaat yang didapat dari penyelenggaraan kegiatan Manaqiban ini ialah antara lain mempererat silaturrahim antar Perangkat Desa, menjaga kelestarian tradisi dan budaya lokal dengan cara “Guyub Rukun”, meningkatkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT. Sinergitas implementasi dari moderasi antara agama serta budaya, dan lain sebagainya.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan